Kamis, 20 Juli 2023
Selasa, 27 Juni 2023
Variegrow Sambut Baik Pelaksanaan ST2023
Pada
rentang waktu 1 Juni hingga 31 Juli 2023, Badan Pusat Statistik (BPS) akan
melaksanakan Sensus Pertanian 2023 (ST2023) di seluruh Indonesia. Sensus
Pertanian yang ketujuh ini dilaksanakan sesuai dengan amanat Undang-Undang
Republik Indonesia Nomor 16 Tahun 1997 tentang statistik, penyelenggaraan
sensus dilakukan setiap 10 tahun sekali, termasuk Sensus Pertanian pada setiap
tahun berakhiran angka 3 (tiga).
Sebagai Usaha
Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) asal Kabupaten Kendal yang bergerak dalam
bidang pertanian, khususnya produksi pupuk organik, Variegrow menyambut baik
pelaksanaan ST2023 tersebut. Dani Satria selaku founder dari Variegrow
menilai bahwa pelaksanan ST2023 akan dapat menghasilkan data yang komprehensif
yang mampu menjadi rujukan dalam penyusunan kebijakan strategis di sektor
pertanian.
“Variegrow
menyambut baik pelaksanaan ST2023 dan berharap program ini dapat berjalan
sukses, sehingga dapat memberikan gambaran akurat terkait dengan kondisi pertanian
di Indonesia saat ini,” kata founder Variegrow, Dani Satria di
Kendal, Jawa Tengah, Selasa (27/06/2023).
Dani Satria
juga mengapresiasi metode yang digunakan dalam ST2023 tersebut karena telah
dirancang untuk memperoleh hasil penelitian yang berstandar internasional.
Metode ini diketahui menggunakan panduan dari food and agriculture
organization atau FAO. Dengan metode tersebut, menurut Dani Satria, ST2023
akan menghasilkan akurasi data yang lebih baik dari sensus sebelumnya.
“Sebagai
petani milenial, saya sangat mendukung pelaksanaan ST2023 ini karena hasil dari
sensus ini yang mampu mengapkomodir isu strategis di bidang pertanian nasional,
seperti urban farming, petani milenial, modernisasi pertanian dan juga pendapatan
petani sebagai proxy kesejahteraan petani,” imbuh Dani Satria.
Seperti
diketahui, bahwa ST2023 dilaksanakan untuk menyediakan data struktur pertanian,
terutama untuk unit-unit administrasi terkecil serta menyediakan data yang
dapat digunakan sebagai tolok ukur statistik pertanian saat ini. ST2023 akan
mencakup tujuh subsektor, yaitu tanaman pangan, hortikultura, perkebunan,
peternakan, perikanan, kehutanan dan jasa pertanian.
"Lomba Fotografi, Video Singkat, Poster, dan Karya Tulis Ilmiah"
Yagasu × VNV Advisory, Global Mangrove Trust, OxCarbon, and MAREX proudly present:
"Lomba Fotografi, Video Singkat, Poster, dan Karya Tulis Ilmiah"
Tema: Indonesia Menuju Net Zero Emission 2060
Sub-tema: Mangrove Sebagai Ketahanan Iklim
📌 Timeline:
Pendaftaran dan Pengumpulan Karya: 26 Juni - 20 Juli 2023
Pengumuman Pemenang 26 Juli 2023
Pandaftaran dan Pengumpulan Karya Tulis Ilmiah: 26 Juni – 10 Agustus 2023
Pengumuman Lomba Karya Tulis Ilmiah: 25 Agustus 2023
💰 FREE (Peserta tidak dipungut biaya apapun)
📗 Teknis dan peraturan lomba bisa diunduh di http://bit.ly/panduanlombayagasu2023
🔖Yuk daftarkan dirimu sekarang melalui bit.ly/lombayagasu2023 dan dapatkan hadiah dengan total puluhan juta rupiah dan E-sertifkat!
Kamis, 15 Juni 2023
MASKu: Solusi Mempertahankan Kekayaan Bagi Generasi Muda
“Ayo investasi!”
Adalah sebuah ajakan bagi generasi muda
khususnya Gen Z dan Milenial. Mengapa ajakan ini ditujukan kepada mereka? Hal
ini dikarenakan sifat mereka yang cenderung lebih konsumtif dibandingkan dengan
generasi lainnya. Berdasarkan data dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada tahun
Desember 2022, menunjukkan bahwa lebih dari 60% pinjaman pendanaan disalurkan
kepada nasabah fintech usia 19-34 tahun. Dari data ini, dapat dikatakan
bahwa Gen Z dan Milenial dianggap cenderung suka berutang. Salah satu penyebab
mengapa generasi muda lebih suka berutang adalah karena mudahnya fasilitas
pinjaman yang pada saat sekarang ini.
Namun, bak sisi mata uang yang berbeda,
kemudahan dalam pinjaman ini juga dibarengi dengan kemudahan berinvestasi. Investasi
bukanlah hal yang asing lagi di telinga masyarakat kita saat ini. Edukasi
tentang investasi pun bisa kita dapatkan dimana-mana, baik luring maupun daring.
Salah satu generasi yang paling melek investasi sejak dini ialah Gen Z. Gen Z
adalah masyarakat yang lahir di antara tahun 1995 sampai 2010. Saat ini
beberapa dari kelompok Gen Z sudah meniti karir dan mendapatkan penghasilan
sendiri. Maka dari itu, sudah sepatutnya mereka membutuhkan instrumen investasi
yang aman bagi keuangan.
Terlebih, pada tahun 2023 ini kita sedang
berada pada ancaman resesi global yang membuat was-was masyarakat dunia. Resesi
ini diprediksi akan memperlambat laju perekonomian, sehingga bisa mengancam
berbagai instrumen investasi. Akan tetapi, ada satu instrumen investasi yang
paling aman dalam menghadapi masa krisis ini, yaitu emas.
Seperti diketahui, pada saat resesi di tahun
2020 lalu, harga emas global melonjak drastis. Efeknya, nilai emas dalam rupiah
juga melonjak sekitar 21,57%. Atau, jika dinominalkan hingga mendekati Rp1 juta
per gram. Di tahun 2023 ini, harga emas juga diprediksi bakal terus meningkat,
sehingga emas menjadi alat investasi yang sangat aman, ketika dunia sedang
dilanda resesi.
Beberapa manfaat mengapa anak muda perlu
berinvestasi emas antara lain:
·
Pertama,
investasi emas dapat dimulai dengan modal yang kecil. Jadi bisa menyesuaikan pembelian
emas sesuai dengan kocek masing-masing.
·
Kedua,
emas dapat dibeli secara online. Jadi tidak perlu datang langsung ke
gerainya, sehingga bisa lebih menghemat waktu dan praktis.
·
Ketiga,
resiko yang rendah. Konsumen tidak perlu khawatir sama harga emas yang bakalan
anjok drastis. Karena, nilai emas cenderung stabil dengan peningkatan harga
yang cukup signifikan.
·
Keempat,
bebas pajak dan bunga.
·
Kelima,
bisa menjadi jaminan apabila konsumen sedang mengajukan pinjaman modal.
·
Keenam,
mudah dicairkan.
·
Ketujuh,
dapat dicicil melalui MASKu. Cicilan emas dari MASKu sangat direkomendasikan.
MASKu merupakan produk dari PT Wahana Ottomitra
Multiartha Tbk atau WOM Finance yang akan memberikan kemudahan bagi masyarakat
yang ingin membeli logam mulia, tapi terkendala dana. MASKu adalah layanan
pembiayaan logam mulia (emas) 24K kepada masyarakat secara cicilan/kredit.
MASKu hadir sebagai solusi dalam rangka membantu dan memudahkan masyarakat
untuk memiliki logam mulia (emas) yang aman dan terpercaya.
Keunggulan dari MASKu antara lain:
·
Harga
JUJUR
HARGA = HARGA ANTAM
·
MUDAH
Proses MUDAH (KTP dan KK)
·
ASLI
Logam Mulia ASLI ANTAM
·
FIX
Cicilan dengan harga mengikat
·
AMAN
Barang disimpan dengan AMAN
·
TETAP
Cicilan tidak terpengaruh fluktuasi harga emas
·
FLEXIBEL
Pilihan waktu mulai dari 12, 24, dan 36
Persyaratan Umum Pengajuan Pembiayaan MASKu:
1.
Fotokopi
KTP pemohon
2.
Fotokopi
KTP pasangan (jika yang sudah memiliki pasangan)
3.
Fotokopi
Kartu Keluarga
Untuk anda yang belum berinvestasi emas, yuk
buruan beli emas sekarang di WOM Finance, bisa juga dapatkan infonya via https://www.wom.co.id/masku atau kepoin
instagramnya di @womfinance_id.
Salam investasi!
#WOMFinance #MembukaHarapa #PembiayaanKebutuhan #UntungAdaKAWAN #CicilanEmas
Selasa, 06 Juni 2023
Social Learning Theory - Albert Bandura
Ahli psikologi asal Kanada, Albert Bandura mencetuskan dan mengembangkan teori belajar sosial atau social learning theory sejak tahun 60-an. Dia merupakan salah satu tokoh utama yang mengembangkan social learning theory, selain Skinner, Clark Leonard Hull, Neal Miller, John Dollard, Julian B. Rotter sampai Noam Chomsky.
Sejak awal
kemunculannya, teori ini terus mengalami perubahan dan pengembangan. Sehingga
pada tahun 1977, teori ini mengalami penyempurnaan dengan beberapa prinsip
utamanya. Menurut Bandura, social learning theory (1977) merupakan teori
tentang pembelajaran dan pembentukan kepribadian secara behavioral. Teori ini
menekankan tentang pentingnya aspek lingkungan sosial. Sedangkan proses belajar
perilaku sosial diperoleh melalui mengamati (imitation) dan meniru orang lain
(modelling). Secara sederhana, social learning theory menyebutkan bahwa
perilaku belajar manusia dilakukan secara internal oleh individu dengan cara
melakukan observasi terhadap perilaku kelompok sosial.
Dalam
bukunya yang berjudul “Social Learning and Personality Development” (1963),
Bandura menyebutkan bahwa social learning merupakan sebuah proses
kognitif yang dilakukan melalui observasi dan tindakan indovidu secara
langsung. Selain itu, social learning juga didapatkan dari vicarious
reinforcement, yaitu konsekuensi sosial yang tumbuh dari tindakan orang
lain, seperti reward dan punishment.
Sedangkan prinsip
utama dari social learning theory yaitu:
·
Belajar
merupakan proses kognitif yang terjadi dalam konteks sosial.
·
Pembelajaran
dapat terjadi dengan cara mengamati suatu perilaku dan dengan mengamati dampak
sosial dari perilaku tersebut, atau yang dikenal dengan vicarious
reinforcement.
·
Belajar
melibatkan pengamatan, ekstraksi informasi dari pengamatan tersebut, dan
membuat keputusan tentang perilaku (pembelajaran observasi atau pemodelan).
Dengan demikian, belajar dapat terjadi tanpa adanya perubahan perilaku.
·
Reinforcement
(peristiwa eksternal) memainkan peranan dalam proses belajar, namun tidak sepenuhnya
berdampak untuk belajar.
·
Individu
yang belajar bukanlah penerima informasi yang pasif. Kognisi, lingkungan dan
perilaku, semuanya saling mempengaruhi satu sama lain (reciprocal
determinism).
Kisah Pohon Serut: Si Angker yang Langganan Juara Kontes Bonsai
Berbekal pengalaman hidup puluhan tahun, saya menyebut bahwa Indonesia merupakan salah satu negara di dunia dengan nuansa mitos yang sangat kental di masyarakat. Mitos merupakan cerita atau narasi yang berkaitan dengan aspek-aspek kehidupan manusia, seperti asal-usul dunia, kehidupan manusia, dewa-dewa, makhluk gaib atau peristiwa-peristiwa penting dalam suatu budaya atau agama. Mitos sering kali berfungsi sebagai cara untuk menjelaskan fenomena alam, memahami kehidupan manusia, atau mengajarkan nilai-nilai dan norma-norma sosial. Sedangkan mitos yang akan saya sampaikan di sini adalah mistisme yang berkembang di desa-desa, tempat saya tinggal. Kenyataannya, bahwa setiap daerah dan desa tentu memiliki mitos tersendiri yang berkembang di suatu wilayahnya.
Seperti diketahui,
bahwa karakteristik mitos yaitu melibatkan makhluk gaib, dewa-dewa atau
kekuatan supranatural lainnya yang terlibat dalam narasi ceritanya. Hal ini
memberikan aspek mistis dan magis pada mitos. Biasanya, mitos juga sering
mengandung pesan moral dan norma-norma yang dihargai oleh suatu budaya.
Sedangkan yang ingin saya sampaikan pada tulisan ini adalah kelindan antara
mitos di masyarakat dengan tanaman bonsai yang menjadi hobi saya.
Saya dibesarkan
oleh bapak yang sangat menggemari bonsai. Saat saya kecil di tahun 90-an,
bonsai bukan barang yang asing lagi bagi saya. Halaman rumah saya dipenuhi sesak
oleh bonsai yang sudah jadi ataupun yang masih dalam program perantingan. Hobi
saya saat kecil ini pun menjadi berbeda dengan anak-anak sebaya ataupun satu
sekolah dasar (SD) kala itu. Melihat bapak yang sering pulang ke rumah membawa
bonggol pohon, saya pun mengimitasi aktivitas tersebut. Saya melakukan hal yang
sama seperti apa yang bapak saya lakukan, ketika usia saya belum masuk sepuluh
tahun.
Saya sering keluar
masuk kebun liar hanya untuk mencari pohon yang cocok untuk dijadikan bonsai.
Kata bapak saya, pohon-pohon di kebun yang bagus untuk dijadikan bonsai antara
lain asam jawa, beringin, jambu biji, petai cina dan serut. Saya pun tekah khatam
dalam mendongkrak tanaman-tanaman prospektif tersebut dari kebun liar. Namun
dari sekian jenis tanaman tersebut, yang paling sulit saya temukan adalah
serut.
Serut atau Streblus
asper merupakan salah satu jenis tanaman untuk bonsai yang tersedia di
habitat sekitar kita. Namun keberadaannya di kebun sekitar, semakin lama
semakin sedikit karena aktivitas pendongkelan tanaman ini dari habitatnya.
Tanaman tropis ini diprediksi dapat tumbuh mencapai 25-30 meter di alam liar,
meskipun yang seringkali ditemui dalam ukuran yang lebih kecil. Batangnya kokoh
dan sulit untuk ditebas. Bahkan masyarakat di desa saya sulit untuk
mengidentifikasi bagaimana pohon serut tersebut bisa berkembang biak. Ada yang
mengatakan berkembang biak dari biji, meskipun jarang sekali penghobi bonsai
menjumpainya. Ada pula berkembang biak dengan akar menjalarnya di bawah tanah
yang kemudian tumbuh menjadi pohon baru.
Karena serut
tergolong tanaman langka, maka saya mencari pohon ini harus ke daerah-daerah
yang jarang disentuh manusia. Dan anehnya, serut tersebut tumbuh subur di
daerah yang sering dikeramatkan. Misalnya saja, di tepian sungai yang dilarang
oleh tetua desa untuk didatangi. Di sanalah pohon serut justru tumbuh rimbun.
Terkadang di pemakaman kuno dan bekas situs-situs bersejarah, rimbunan pohon
ini tumbuh subur. Tak jarang, ada yang menyebutkan bahwa serut memiliki
penunggu seperti makhluk astral yang terkadang mengganggu manusia. Mitos ini
berkembang di masyarakat hingga saat ini.
Seperti yang kita
ketahui sebelumnya, mitos akan selalu identik dengan tempat-tempat yang
dikeramatkan. Mitos sering disampaikan melalui tradisi lisan dari generasi ke
generasi tentang suatu hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan. Mitos
diwariskan melalui cerita, nyanyian atau ritual, yang akan membuat masyarakat
untuk mempercayainya, termasuk kisah tentang pohon serut dan penunggunya yang
berwujud genderuwo.
Sabtu, 03 Juni 2023
Refleksi Setengah Abad Hipmi
Himpunan Pengusaha Muda (Hipmi) telah menginjak usia yang ke-50 tahun. Usia kepala lima ini menandakan sebuah kematangan dan kekokohan dalam sebuah organisasi independen nonpartisan yang begitu besar di Indonesia. Anggotanya pun semakin banyak, dengan pengaruh kadernya yang kian sohor di kancah nasional maupun internasional. Dapat dikatakan, di usia setengah abad dan seterusnya nanti, Hipmi akan senantiasa bertansformasi menuju masa-masa keemasan. Semangat entrepreneurship yang dipegang teguh oleh Hipmi adalah sebuah landasan ikhtiar untuk membangun pemerataan perekonomian Indonesia.
Secara
fungsi kelembagaan, Hipmi merupakan organisasi yang mewadahi dan mewakili para
pengusaha muda di Indonesia. Organisasi ini berfokus pada pengembangan dan
pemberdayaan pengusaha muda untuk meningkatkan kontribusi mereka dalam
pertumbuhan ekonomi negara. Tujuan dari Hipmi adalah untuk menciptakan
lingkungan yang kondusif bagi pertumbuhan dan pengembangan bisnis para
anggotanya, serta mempromosikan kewirausahaan di kalangan generasi muda.
Sepak
terjang para pimpinan Hipmi dari masa ke masa memang sudah tak bisa diragukan
lagi. Mereka adalah tokoh-tokoh nasional, pengusaha hebat dan sudah terbukti
sukses dalam dunia bisnis. Seperti
diketahui, Ketua Umum Badan Pengurus Pusat (BPP) Hipmi dari masa ke masa yaitu
Abdul Latief (1972-1973), Siswono Yudo Husodo (1973-1977), Aburizal Bakrie (1977-1979),
Pontjo Sutowo (1979-1983), Agung Laksono (1983-1986), Sharif Cicip Sutarjo
(1986-1989), Bambang Riyadi Soegomo (1989-1992), Adi Putra Darmawan Tahir
(1992-1995), Bambang Wiyogo Atmodarminto (1995-1998), Hariyadi Budisantoso
Sukamdani (1998-2001), Muhammad Lutfi (2001-2005), Sandiaga Salahuddin Uno
(2005-2008), Erwin Aksa Mahmud (2008-2011), Raja Sapta Oktohari (2011-2015),
Bahlil Ladahalia (2015-2019), Mardani H. Maming (2019-2022) dan Akbar Himawan
Buchari (2022-2025).
Kader Hipmi
yang lainnya pun juga telah menduduki jabatan sebagai menteri di kabinet
pemerintahan Republik Indonesia, menjadi anggota DPR RI dan kedudukan bergengsi
lainnya. Selain validasi suksesnya dalam dunia usaha, kehebatan para kader
Hipmi ini juga dipengaruhi oleh proses kaderisasi yang melalui pendidikan dan
pelatihan komprehensif, sehingga menciptakan sumber daya manusia (SDM) yang
kreatif, berkualitas, berdaya saing, cakap dalam teknologi serta informasi.
Kelebihan Hipmi yang lainnya lagi adalah SDMnya yang berisikan kalangan pemuda
yang memiliki semangat wirausaha dan pandangan yang visioner. Semangat entrepreneurship
ini yang nantinya akan terus ditularkan kepada masyarakat melalui
program-program unggulan dari Hipmi.
Beberapa
program Hipmi, khususnya yang ada di Badan Pengurus Cabang (BPC) antara lain “Hipmi
Goes To School/Campus” yang tujuannya menumbuhkan semangat wirausaha ke
kalangan pelajar, mahasiswa dan anak muda. Ada juga beberapa BPC yang
menginisiasi “Hipmi Goes To Village” yang bertujuan untuk melakukan
pemberdayaan masyarakat pedesaan melalui pelatihan, pendampingan dan
diskusi. Selain itu ada juga BPC yang
menggelar festival produk Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) lokal sebagai
ajang mempromosikan potensi daerah. Selanjutnya juga ada program Business Matching
Forum dan Business Competition yang menyasar para pengusana muda
pemula.
Berdasarkan
pengamatan sebagai anggota, program BPC Hipmi yang paling menonjol di
masyarakat adalah ikut aktif dalam membantu menyelesaikan permasalahan UMKM dan
memberikan akses terhadap permodalan. Hipmi juga turut menjembatani antara UMKM
dengan pemerintah, bahkan dengan perusahaan skala besar agar terjalin kerja
sama yang saling menguntungkan. Selain itu, Hipmi juga melahirkan ketokohan-ketokohan
baru di daerah, terutama di bidang politik dan sosial kemasyarakatan. Hal ini
menandakan bahwa Hipmi tidak hanya melahirkan para entrepreneur muda
saja, akan tetapi juga melahirkan pemimpin-pemimpin muda yang berpengaruh.
Seperti
dikatahui, bergabung dengan Hipmi memiliki beberapa manfaat antara lain dari
sisi business networking, di mana para anggotanya mempunyai akses yang
luas ke jaringan bisnis di Indonesia. Dari networking tersebut, para
anggota Hipmi dapat saling berinteraksi, berkolaborasi dan bertukar informasi perihal
peluang bisnis baru, kemitraan serta kerjasama yang saling menguntungkan.
Manfaat selanjutnya adalah mentoring dan pelatihan dari pengusaha yang
telah sukses dan memiliki pengalaman dalam berbisnis. Hal ini dapat membantu para
anggotanya dalam mengembangkan keterampilan, strategi dan pengetahuan yang
diperlukan untuk mencapai kesuksesan dalam dunia bisnis. Selain itu, Hipmi juga
sebagai wadah yang sangat tepat untuk menyuarakan advokasi dalam memperjuangkan
kepentingan pengusaha muda di berbagai forum, baik di tingkat pemerintah maupun
sektor swasta. Hipmi berusaha untuk menciptakan kebijakan yang mendukung
pertumbuhan dan pengembangan bisnis, serta mengatasi hambatan yang dihadapi
oleh pengusaha muda.
Bagi
pengusaha pemula, kegiatan promosi adalah elemen yang fundamental dalam
memasarkan produk barang atau jasa. Di Hipmi, para anggotanya memiliki kesempatan
untuk mempromosikan bisnisnya serta meningkatkan visibilitas di kalangan
pengusaha muda serta pemangku kepentingan lainnya. Pengusaha pemula tersebut
dapat menghadiri acara, konferensi dan pameran yang diselenggarakan oleh Hipmi
untuk memperluas jangkauan bisnis serta membangun citra merek yang lebih kuat.
Terakhir, yaitu pada akses terhadap pembiayaan, yang dapat membantu para
pengusaha untuk mengatasi kendala keuangan dan mendapatkan dukungan dalam
mengembangkan usaha.
“Saya
yang butuh Hipmi. Bukan Hipmi yang butuh saya” adalah sebuah ungkapan yang
sangat melekat dan akan terus relevan bagi para kader Hipmi. Saat ini, para
tokoh nasional yang merupakan kader Hipmi tengah bersaing dalam kontestasi
pemilihan umum (Pemilu) 2024. Hipmi merupakan organisasi primadona yang telah
menelurkan para pemimpin “paket lengkap”, yaitu dari kemampuan leadership,
komunikasi, organisasi maupun dalam dunia usaha. Bila Hipmi terus menghasilkan
para kader berkualitas seperti ini, maka bukan tidak mungkin di masa depan
Indonesia akan diisi oleh para pemimpin yang mayoritas dari Hipmi.










