Senin, 20 April 2020

Job Portal di Daerah



Kehadiran portal kerja daring atau online job portal pada era disrupsi seperti saat ini tentunya memberikan angin segar dalam upaya menurunkan angka pengangguran di Indonesia. Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) yang terakhir, tercatat bahwa angka pengangguran nasional tahun 2019 mengalami eskalasi bila dibandingkan dengan tahun sebelumnya. BPS merilis jumlah pengangguran terbuka (TPT) pada Agustus 2019 berjumlah 7,05 juta orang, melonjak dari Agustus 2018 yang berkisar 7 juta orang. Data ini menunjukkan bahwa pengangguran merupakan problematika besar bangsa Indonesia yang segera dicari solusinya.

Perlu diketahui, Job portal berbasis internet terbukti telah berkontribusi besar dalam mengurangi jumlah tunakarya, dengan menyediakan informasi ribuan lowongan kerja (loker) di situs daringnya setiap hari. Tentunya, hal ini sangat berfaedah bagi para pengangguran, terutama bagi mereka yang masih dalam usia produktif. Dengan referensi loker yang ekstensif di job portal, mereka akan mendapatkan banyak peluang guna memperbaiki jenjang karir, sehingga mampu meningkatkan taraf hidup.

Job portal sendiri pengoperasiannya begitu mudah, cukup mengakses website atau aplikasi via komputer atau ponsel cerdas, maka pekerjaan yang diidamkan dapat dicari dengan mudah. Pencari kerja atau job seeker cukup melengkapi data-data yang dibutuhkan, lalu proses melamar pekerjaan dapat dilakukan melalui sistem digital. Proses mulai dari mengirim lamaran sampai penjadwalan medical check up pun dapat dilacak melalui akun pribadi job seeker. Akan tetapi, job portal besar di Indonesia saat ini seperti Loker.id, Jobs.id, Indeed, Jobstreet, JobsDB dan Karir.com yang memiliki database job seeker antara dua juta sampai kurang lebih 15 jutaan, dinilai masih kurang mengakomodir loker di daerah, khususnya di kabupaten. Loker yang tersedia pun masih didominasi oleh pekerjaan dengan penempatan di ibukota provinsi, terutama di DKI Jakarta.

Bisa jadi, hal tersebut disebabkan oleh sebagian besar perusahaan yang mendaftar di job portal, memang berasal dari ibukota (provinsi/negara) dan tidak memiliki cabang di kabupaten. 
Kemungkinan lainnya, tidak adanya kebutuhan tenaga kerja atau lokernya vacant di kabupaten, sehingga informasi yang ditampilkan jauh lebih sedikit. Faktor terakhir, perusahaan dari kabupaten tersebut masih belum tertarik atau sadar akan pentingnya job portal, sehingga loker daring di daerah masih minim ditemukan.

Revitalisasi Website
Maka dari itu, perlu adanya inovasi supaya loker di tiap kabupaten dapat terakomodir dengan baik secara daring ataupun luring. Sebaiknya, loker dari kabupaten masing-masing tersebut dapat dikumpulkan di satu website terpercaya dan resmi, yang selalu update kapanpun juga. Dalam hal ini, kita perlu memanfaatkan website milik Pemerintah Daerah (Pemda). Selanjutnya, pengelolaan job portal tersebut akan berada di bawah kewenangan Pemda, dalam hal ini Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) masing-masing kabupaten. Langkah ini juga merupakan upaya untuk mengoptimalisasikan dan merevitalisasi situs Disnaker Pemda, supaya lebih update dan seperti job portal pada umumnya.

Beberapa hal yang ditemukan saat riset daring, Disnaker kabupaten memiliki website instansi namun tidak tercantum loker di dalamnya alias kosong. Beberapa ada juga yang mencantumkan loker namun kurang update setiap saat. Ada juga yang mencantumkan loker di situsnya, namun hanya sebatas posting-an yang berbentuk foto atau gambar. Untuk itu, perlu adanya standarisasi posting loker yang bermuatan informasi komprehensif bagi job seeker.

Saran yang dapat diberikan adalah dengan merevitalisasi website Disnaker Kabupaten menjadi job marketplace seperti nama-nama yang disebutkan di atas, dimana perusahaan dapat mem-posting loker secara langsung di website tersebut. Perusahaan cukup membuat akun di website Disnaker dan mereka langsung dapat melakukan posting kebutuhannya secara gtaris dan tak terbatas. Perusahaan juga dapat menarik file softcopy data pelamar berupa data curriculum vitae (CV) yang diinput oleh pelamar. Bagi job seeker, mereka cukup mendaftar sebagai pelamar, kemudian melengkapi data dan dapat langsung melamar melalui sistem.

Untuk itu, setiap Disnaker di tiap kabupaten dari Sabang sampai Merauke, sebaiknya memiliki relasi mutualisme dengan perusahaan-perusahaan lokal di areanya. Hal ini dilakukan supaya perusahaan atau industri lokal dapat memanfaakan website Disnaker secara maksimal dan gratis. Sehingga, masyarakat dapat mengakses loker terkini secara online dan tidak harus datang ke kantor Disnaker. Website Dinsaker pun akhirnya dapat menjadi job portal yang pertama kali mengabarkan informasi loker kepada masyarakat.

Apabila hal ini dapat diterapkan oleh Disnaker Kabupaten di Indonesia, maka penyerapan tenaga kerja ke dunia industri juga akan lebih maksimal. Masyarakat juga akan lebih mudah mendapatkan loker yang sesuai dengan domisilinya. Manfaat bagi Disnaker, yaitu mendapatkan database job seeker di kabupatennya masing-masing. Data tersebut tentunya sangat bermanfaat sebagai bahan analisa untuk pembuatan kebijakan selanjutnya.

Di samping menyediakan informasi loker, seyogianya website Disnaker Kabupaten juga memberikan bahan pengetahuan vokasional seperti modul pelatihan online atau e-learning yang bisa diakses oleh job seeker. Bisa jadi materinya sama seperti yang diajarkan di Balai Latihan Kerja (BLK) atau BLK Komunitas. Baik masyarakat umum ataupun pelajar (SMA/SMK) yang telah registrasi sebagai job seeker, nantinya dapat mengakses materi tersebut sebagai sarana meningkatkan kompetensi. Jadi tiap-tiap Disnaker Kabupaten perlu melakukan riset terlebih dahulu perihal kebutuhan industri di wilayahnya, terutama terkait kualifikasi tenaga kerja. Hasil riset ini nantinya menjadi bahan acuan guna membuat materi pembelajaran online.

Sebagai contoh, modul atau bahan ajar e-learning yang perlu tersedia dalam job portal seperti bagaimana cara membuat CV yang baik, cara menghadapi psikotes sampai tips wawancara kerja di perusahaan. Hal ini tentunya sangat bermanfaat bagi para pencari kerja yang tengah membutuhkan banyak informasi untuk memasuki dunia kerja. Modul e-learning tersebut bisa juga dalam format diktat ebook, video ataupun konten infografis, yang tentunya dapat diakses maupun diunduh. Website Disnaker Kabupaten ini juga penting dalam upaya menyosialisasikan kebijakan pemerintah dalam ranah ketenagakerjaan, misalnya yang saat ini sedang banyak dibicarakan adalah tentang kartu prakerja.