Jumat, 01 November 2013

Mukadimah Parsial

(((((bergabunglah dengan kami, karena cuma kami yang tidak oportunis..mari kita ciptakan masyarakat yang tidak menjadi budak logika))))). ya gimana yak, cuma pengen bikin paguyuban aja sih..ga ada alasan tertentu ato pengen bikin sensasi..tenang aja, kami ga seoportunis itu kok. perang wacana sih boleh-boleh saja, kalo mau diem saja ato progresif juga ga ada yang ngelarang..untuk kemajuan bangsa? paling juga oportunis..
Sebagai agen perubahan ato cuma memberikan sensasi kejut kepada masyarakat, udahlah..ga semuanya yang lo kritik dan konsepin itu cocok disini. katanya pemikiran dan aksinya sangat canggih dan kontekstual, tapi saling ngotot-ngototan..ya sama aja pake paradigma purba dalam adu argumen.. kalo canggih mah menerima apa yang orisinil dan gagasan baru..bukan dari yang lawas lalu dipaksakan dikontekskan..ga semuanya bisa disini.
Franz Magnis pernah ambil sari dari "Law of Three Stages" milik Comte. Apakah kesimpulannya?. Manusia rasional sepenuhnya adalah manusia ilmiah yang bebas dari mitos, agama, ataupun metafisika. Hampir seluruh dari kita adalah penganut irasionalitas. Apa salahnya bergabung dan mengamati dengan tenang?. Kita adalah orang-orang yang tidak oportunis. Salam irasional!
Kita butuh sesuatu yang orisinal, bukan adopsi tatatiti dari benua seberang yang dipaksakan dikontekstualisasikan..keyakinan dalam diri. ketidaksenangan publik tidak perlu dicari. atensi untuk bergerak kenapa harus dipaksa. semua sudah berjalan seperti apa adanya. perusaknya adalah kemauan untuk beda. anda semua punya kepentingan, tak bisa dapatkan semua apa yg anda inginkan. kenapa takut untuk diam?. ketidaktahuan cuma alasan sombong yang anda keluarkan karena mereka yg tidak tahu itu beda dari anda. salam irasional!
Pagi rekan sekalian. masih suka diam dan merenung atau tetap kerja keras mencari status sosial? tidak akan ada habisnya hehehe. hari ini ada yang mau aksi sama buruh ada yg mau aksi kesehatan. keinginan begitu banyak tapi semuanya semu kawan. kita selalu mengejar hal yg didogma oleh orang. padahal itu bukan permintaan kita. kerumunan fanatik membuat tolol. gagal membentuk gagasan orisinal dari kompleksnya pemikiran adalah bukti bahwa kita semua cuma pakai kacamata kuda. orang menolak diam padahal itu adalah awalan. lucu. lucu. lucu.
Selamat pagi salam irasional! butuh lilin dan kopi lebih banyak untuk renungan panjang malam ini salam irasional!. kenapa tiap buruh 'ideologis' harus hapal Internationale? lagu itu enak dan menjual. apakah punk atau rock bentuk perlawanan? omong kosong, itu semua bentuk adaptasi baru untuk memeroleh keuntungan. kita adalah korban ekspansi ideologi, materi dan logika...yang tidak tercatat oleh sejarah dan tidak pernah dikaji hanya akan menjadi bualan. mereka yang tidak pernah tercatat bagi kalian hanyalah sebuah koloni jamur yang lantas mati tapa guna...mereka hidup, tanpa keinginan lebih. bungkam segala logika dan rasionalitas untuk menelisik yang tidak terlihat..pahamilah, keuntungan hanya menjadi lingkaran benzena saja..
Salam irasional!


Paguyuban Irasional atau Parsial memang terbentuk pada bulan September 2013 ini karena kesadaran akan pentingnya gagasan baru yang dituangkan dalam bentuk perkumpulan. Paguyuban ini saat itu resmi didirakan pada bulan Oktober 2013 oleh pengagasnya adalah Mr. D dan Mr. T. Secara gagasan dan perkumpulan, kita saling memberikan masukan akan ide dan konsep perkumpulan tersebut. Kita terbentuk karena kejenuhan terhadap lembaga yang oportunis yang meneriakkan atas pembebasan namun niatnya bukan itu. Kita hanya menginginkan manusia yang berkumpul namun tidak memiliki ikatan yang oportunis. Kita hanya ingin manusia-manusia yang secara sadar ingin berkumpul dan bukan guna untuk mendapatkan keuntungan belaka. Namun sebisa mungkin, kami akan fasilitasi seluruh anggota dari Parsial ini dan edukasi melalui Pusat Kajian Irasional.
Untuk mendaftar keanggotaannya silakan email ke: parsial2012@gmail.com atau mention/DM ke akun twitter @PRSIAL

Tinggal masukkan nama anda, pandangan politik dan hobi anda. Selamat bergabung.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar